• Minggu, 29 Januari 2023

Ini Hasil KTT Khusus ASEAN-AS

- Senin, 16 Mei 2022 | 13:12 WIB
Foto: BPMI Setpres
Foto: BPMI Setpres

Indonesiadaily.co.id - Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI), Retno Marsudi, mengungkapkan Konferensi Tingkat Tinggi Khusus ASEAN-Amerika Serikat (AS) atau ASEAN-US Special Summit di Washington DC menghasilkan ASEAN-US Joint Vision Statement.

“Sebagai koordinator, Indonesia memimpin proses perundingan vision statement ini. KTT berhasil menyepakati secara prinsip peningkatan kemitraan ASEAN-Amerika Serikat dari kemitraan strategis menjadi kemitraan strategis komprehensif,” kata Retno yang dikutip melalui laman setkab.go.id pada Minggu (15/5/2022).

Menlu menambahkan, pembahasan detail mengenai kemitraan ini akan dilanjutkan dan direncanakan akan diluncurkan pada#KTT ASEAN-AS bulan November mendatang.

Lebih lanjut Retno memaparkan, di dalam ASEAN-US Joint Vision Statement dituangkan komitmen kedua belah pihak untuk meningkatkan kerja sama di berbagai sektor strategis.

Komitmen tersebut di antaranya, pertama penguatan kerja sama pemulihan pandemi dan keamanan kesehatan guna memperkuat resiliensi atau ketahanan kesehatan kawasan melalui program ASEAN-US Health Futures Initiative.

“Amerika mendukung ASEAN untuk menguatkan kapasitas manufaktur berkelanjutan untuk produk medis esensial serta riset bersama,” ujarnya.

Kedua, peningkatan kerja sama ekonomi dan konektivitas, antara lain untuk memfasilitasi penguatan rantai pasok dan konektivitas kawasan untuk peralatan medis, obat-obatan, vaksin, komoditas pertanian. Juga mendorong kemajuan transportasi berkelanjutan, termasuk kendaraan listrik, serta memperkuat kapasitas cyber security dan pemajuan literasi digital yang inklusif.

Ketiga, peningkatan kerja sama dalam menanggulangi perubahan iklim. Menlu menyebutkan, melalui program US-ASEAN Climate Futures dialokasikan dana untuk mendukung implementasi Nationally Determined Contributions (NDCs) dari negara-negara ASEAN.

“Selain itu, juga didorong kemitraan publik swasta untuk mendukung percepatan transisi energi bersih, antara lain melalui skema financing, blended finance, dan transfer teknologi,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Naafi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

80 Persen Populasi China Terinfeksi Covid-19

Senin, 23 Januari 2023 | 09:53 WIB

Google hadapi gugatan privasi anak di AS

Kamis, 29 Desember 2022 | 17:21 WIB

Elon Musk Mundur Dari Twitter

Selasa, 20 Desember 2022 | 20:20 WIB

Elon musk cari sumber dana baru untuk twitter

Selasa, 20 Desember 2022 | 19:10 WIB

Alasan AS larang tiktok di ponsel dinas

Rabu, 14 Desember 2022 | 20:48 WIB

Tanggal 13 Oktober, Peringatan Hari Tanpa Bra Sedunia

Kamis, 13 Oktober 2022 | 18:35 WIB

Raja Inggris Charles Dinobatkan Mei 2023

Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:42 WIB

Ini Hasil KTT Khusus ASEAN-AS

Senin, 16 Mei 2022 | 13:12 WIB
X