• Minggu, 29 Januari 2023

Inflasi Amerika Diprediksi Masih di Atas 8%, Rupiah Ditutup Melemah

- Kamis, 13 Oktober 2022 | 18:36 WIB

Indonesiadaily - Data inflasi Amerika Serikat untuk periode September diprediksi tetap di atas 8%, membuat kurs rupiah melemah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini.

Mengutip data DETAIL.ID , Kamis (13/10) pukul 15.00 WIB, rupiah ditutup melemah lima poin atau 0,03% menjadi Rp15.361 per dolar, dibandingkan posisi penutupan kemarin (12/10), yakni Rp15.356.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan Indeks Dolar AS (Indeks DXY) menguat hari ini, karena investor mewaspadai data indeks harga konsumen Amerika akan tetap mendekati level tertinggi dalam 40 tahun terakhir.

"Ditambah risalah pertemuan September Federal Reserve yang dirilis Rabu menunjukkan pembuat kebijakan dengan suara bulat menyetujui lebih banyak pengetatan kebijakan moneter," kata Ibrahim.

The Fed juga diprediksi mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama dari yang diisyaratkan awalnya, karena berjuang untuk mengendalikan inflasi. "Data inflasi malam ini diperkirakan menunjukkan IHK Amerika tetap di atas 8% pada September," ujar Ibrahim.

Faktor lainnya, kasus Covid-19 di Shanghai meningkat pada laju tercepat dalam tiga bulan, minggu ini, mendorong kekhawatiran bahwa China akan memberlakukan lebih banyak penguncian di pusat keuangan terbesarnya itu. Pasar juga fokus menanti Kongres Nasional Partai Komunis China ke-20 minggu ini, untuk petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan China selama lima tahun ke depan.

Dari dalam negeri, Presiden Joko Widodo meminta seluruh pihak tetap optimistis dalam menatap masa depan, di mana fundamental ekonomi Indonesia masih memiliki bekal/kondisi bagus untuk bisa bertahan dari badai krisis yang mengancam di tengah berbagai tekanan global.

Hal itu terlihat pada kuartal kedua 2022, pertumbuhan ekonomi nasional berada di level 5,44%. Selain itu, tingkat inflasi di dalam negeri juga masih terkendali di angka 5,9%. Itu menjadi sentimen positif, sehingga pelemahan kurs rupiah cukup tipis sore ini.

Selain itu, Indonesia bisa mengendalikan inflasi di tengah berbagai gejolak global. Menurut lbrahim, itu karena Indonesia berkeja secara terperinci dalam mengendalikan inflasi.

Halaman:

Editor: Prisat

Sumber: Detail.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

80 Persen Populasi China Terinfeksi Covid-19

Senin, 23 Januari 2023 | 09:53 WIB

Google hadapi gugatan privasi anak di AS

Kamis, 29 Desember 2022 | 17:21 WIB

Elon Musk Mundur Dari Twitter

Selasa, 20 Desember 2022 | 20:20 WIB

Elon musk cari sumber dana baru untuk twitter

Selasa, 20 Desember 2022 | 19:10 WIB

Alasan AS larang tiktok di ponsel dinas

Rabu, 14 Desember 2022 | 20:48 WIB

Tanggal 13 Oktober, Peringatan Hari Tanpa Bra Sedunia

Kamis, 13 Oktober 2022 | 18:35 WIB

Raja Inggris Charles Dinobatkan Mei 2023

Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:42 WIB

Ini Hasil KTT Khusus ASEAN-AS

Senin, 16 Mei 2022 | 13:12 WIB
X