Oleh: Bahren Nurdin
(Pengamat Sosial dan Kebijkan Publik)
Pemilihan umum tahun 2024 akan menjadi tonggak bersejarah bagi Indonesia.
Kita harus mengingat satu hal penting: pemimpin yang akan terpilih pada pemilu nanti sangat ditentukan oleh kualitas para pemilih.
Oleh karena itu, pemilu yang substansial harus menjadi fokus utama kita, bukan lagi sekedar prosedural formalitas.
Pemilu yang substansial adalah pemilu yang menghasilkan pemimpin yang memiliki legitimasi untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Kata kuncinya adalah "legitimitasi" dan "kesejahteraan rakyat Indonesia."
Salah satu unsur penting Pemilu substabtif itu adalah pemilih yang cerdas.
Apa saja ciri-ciri pemilih cerdas yang dapat membantu kita memilih pemimpin berkualitas?Diantaranya adalah, pemilih yang selalu memperhatikan visi misi calon.
Pemilih cerdas adalah mereka yang memahami visi dan misi calon dengan cermat.
Mereka tidak hanya memilih berdasarkan popularitas atau kebijakan yang sederhana, tetapi benar-benar memahami rencana dan komitmen calon terhadap masa depan negara.
Mereka juga tidak terjebak dalam panatisme.
Pemilih cerdas tidak mudah terprovokasi oleh emosi atau terjebak dalam panatisme buta terhadap partai atau calon tertentu.
Mereka mampu melakukan evaluasi objektif terhadap berbagai calon tanpa terpengaruh oleh propaganda atau retorika kosong.
Artikel Terkait
Membuka Pintu Digital Melalui Internet Pedesaan
KULIAH ATAU KERJA?
PERAN MEDSOS PADA PEMILU 2024: Merekat atau Memecah?
DEMOKRASI DI ERA TEKNOLOGI: Kampanye Digital dalam Pemilu 2024
Manuver koalisi Anies Baswedan: Apa untungnya memilih Cak Imin dan akan kemana AHY?