• Jumat, 9 Desember 2022

PERCEPATAN PELAKSANAAN VAKSIN DALAM MENCAPAI HERD IMMUNITY

- Jumat, 23 Juli 2021 | 18:28 WIB

 

OLEH : ADITHIYA DIAR

Teror covid-19, hingga kini masih terus mengintai. Laiknya sebuah kejahatan terrorisme, covid-19 akan jadi momok yang menakutkan ditengah perkembangan era milenial saat ini. Varian terbaru juga siap menerkam korban tanpa memandang status social. Bahkan keberadaan covid-19 juga berpengaruh terhadap ekonomi sebagian masyarakat. Sehingga tak heran, jika covid-19 sudah layak untuk diperangi secara bersama-sama. Gerakan pemerintah dalam menangani covid-19 juga patut diacungi jempol. Terutama program vaksin gratis bagi masyarakat. Namun, semuanya akan berhasil jika semua lapisan masyarakat menyadari betapa pentingnya vaksin adalah bagian dari ikhtiar untuk menjaga imun tubuh dalam kaitannya dengan penularan covid-19 secara luas. Walaupun bukanlah seorang yang berprofesi sebagai tenaga medis, tentu tidak menyurutkan pandangan yang berbeda untuk menyukseskan kebijakan pemerintah dalam menangani covid-19. Salah satunya adalah program vaksinasi. Pandangan yang akan dikemukakan ini semata-mata untuk perbaikan kedepan, yang barang tentu juga menggantungkan seutas harapan agar pelayanan ke masyarakat dapat terlaksana secara maksimal dalam upaya pencegahan penularan covid-19. Mengejar Bola Sejak program vaksinasi covid-19 dicanangkan oleh pemerintah, kegiatan ini mendapatkan tanggapan positif dari berbagai pihak. Setidaknya ada beberapa tempat yang disediakan oleh pemerintah untuk pelaksanaan vaksinasi. Beradasarkan Pasal 21 ayat (2) Peraturan Menteri Kesehatan No. 10 Tahun 2021, yang menyatakan bahwa Pelayanan Vaksinasi Program dilaksanakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau masyarakat/swasta berupa: a. Puskesmas dan Puskemas pembantu; b. klinik; c. rumah sakit; dan/atau d. unit pelayanan kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan.   Dari ketentuan tersebut jika dihubungkan dengan pembatasan peserta dalam sebuah kegiatan, tentu kurang maksimal untuk diterapkan. Penularan yang cepat ditambah dengan terbatasnya tempat untuk pelaksanaan vaksinasi, tentu akan jadi persoalan baru. Oleh karenanya diperlukan sebuah kebijakan yang agar pelaksanaan vaksinasi dapat dilaksanakan sesegera mungkin. Salah satunya dengan tindakan aktif pemerintah dalam memberikan vaksin kepada masyarakat, atau dengan kata lain pemerintah harus mengejar bola dalam  pelaksanaan vaksinasasi. Vaksinasi Door to Door Upaya tindakan aktif pemerintah dalam memberikan vaksin kepada masyarakat dapat berupa program vaksinasi door to door seperti yang dicanangkan oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Penulis sendiri menilai bahwa langkah ini merupakan tindakan yang sangat tepat untuk mencegah ancaman COVID-19 yang dinilai sangat berbahaya terhadap keamanan manusia. Jika kita sependapat covid-19 sebagai ancaman terhadap keberagaman umat manusia, maka vaksinasi door to door adalah salah satu tindakan yang tepat untuk melindungi masyarakat secara sigap yang sekaligus sebagai upaya dalam menurunkan infeksi COVID-19. Apalagi dalam berbagai hasil survey, telah  menunjukkan angka vaksinasi masih perlu ditingkatkan. Beberapa negara seperi Amerika Serikat dan India juga pernah menerapkan metode vaksinasi door to door. Program ini dianggap solusi yang efektif dalam rangka membantu masyarakat dalam menekan laju penyebaran Covid-19. Dengan demikian target herd immunity (kekebalan komunal) ditengah masyarakat bisa dengan cepat untuk tercapai. *Penulis adalah Direktur Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum Garuda  

Editor: Ady Praja

Terkini

Kewajiban Untuk Fakir Miskin

Senin, 2 Agustus 2021 | 09:03 WIB

BARANG BAWAAN

Rabu, 7 Juli 2021 | 09:14 WIB

PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA RUNYAM

Rabu, 7 Juli 2021 | 08:58 WIB

KPK BAGAIKAN  “SI BUNGSU YANG MENGGANGGU“

Sabtu, 22 Mei 2021 | 09:46 WIB

MUDIK VIRTUAL: Menjaga Nilai-Nilai Silaturrahim

Jumat, 30 April 2021 | 09:25 WIB

DEMOKRASI INDONESIA, LAGI-LAGI DIUJI

Minggu, 25 April 2021 | 08:43 WIB

Meneropong Perkembangan Demokrasi di Indonesia

Selasa, 20 April 2021 | 17:30 WIB

Kampoeng Radja Dibuka Kembali

Kamis, 1 April 2021 | 09:40 WIB

Jiwa Ksatria Benarkah Dimiliki Calon Pemimpin

Senin, 29 Maret 2021 | 14:39 WIB
X