• Minggu, 5 Februari 2023

Catatan Ketua MPR RI : Menuju Endemi, Ikhtiar Merdeka dari COVID-19

- Sabtu, 26 Maret 2022 | 20:52 WIB

Penulis : Bambang Soesatyo Ketua MPR RI/Kandidat Doktor Ilmu Hukum UNPAD/Dosen Fakultas Hukum, Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka

DENGAN ditemukannya kasus baru COVID-19 akibat penularan subvarian Omicron BA.2, akhir dari durasi pandemi COVID-19 mungkin saja sulit diprediksi. Fakta ini hendaknya tidak mengendurkan tekad dan semangat semua komunitas untuk siap bertransisi ke endemi sebagai ikhtiar bersama merdeka dari virus SARS-CoV-2.

Kementerian Kesehatan RI sudah memastikan subvarian Omicron BA.2 telah menyebar di dalam negeri. Bahkan, per jumlah, pasiennya cukup banyak. Kalau di Hongkong Omicron varian BA.2 memicu lonjakan jumlah kasus,  tidak demikian di Indonesia.

Sebagaimana dikemukakan Kementerian Kesehatan, subvarian Omicron BA.2  untuk sementara ini belum memicu lonjakan jumlah kasus baru. Namun, berpijak pada pemahaman bahwa virus mudah bermutasi dan menghadirkan ancaman baru, semua komunitas didorong untuk tetap mewaspadai potensi penularan subvarian Omicron BA.2 maupun varian lainnya

Ingat bahwa tak lama lagi, masyarakat akan memasuki bulan suci Ramadhan untuk melaksanakan ibadah puasa. Maka, tetaplah patuh pada protokol kesehatan (Prokes) agar pada saatnya nanti semua komunitas dapat melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan dalam keadaan sehat walafiat.

Apalagi, selepas pekan kedua Maret 2022, perkembangannya cenderung membaik.  Laporan dari Satgas penanganan COVID-19 menyebutkan bahwa jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit terus berkurang dalam skala yang signifikan. Indikator bed occupancy rate (BOR) konsisten di bawah 20 persen.

Keadaan yang terus membaik akan menjadi modal bersama untuk segera bertransisi ke endemi, sebagaimana yang sudahditerapkan di sejumlah negara. Selain faktor kepatuhan publik pada Prokes, modal bersama lainnya adalah data tentang perkembangan antibodi COVID-19 di tengah masyarakat.  

Pada Jumat (18/3), Pemerintah merilis hasil survei serologi Covid-19. Sruvei menyebutkan bahwa 90 persen penduduk Indonesia sudah memiliki antibodi Covid-19. Survei ini hasil kerjasama Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI).

Sebelumnya, sejumlah institusi yang kompeten, seperti Satgas COVID-19 dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pun sudah memprediksi bahwa  fase transisi ke endemi di Indonesia bisa terwujud antara satu hingga tiga bulan ke depan. Semua orang pasti berharap transisi itu segera terlaksana, karena siapa pun pasti ingin cepat-cepat merdeka dari ancaman virus Corona.

Halaman:

Editor: Red- Indonesiadaily

Tags

Terkini

Setelah Kompeten, Apa? , Catatan Hendry Ch Bangun

Senin, 23 Januari 2023 | 09:27 WIB

Jokowi, Hariman dan Malari

Senin, 16 Januari 2023 | 09:38 WIB

Harian Waspada Itu Heritage Bagi Indonesia

Kamis, 12 Januari 2023 | 10:45 WIB

Wartawan Bergelar Doktor, Catatan Hendry CH Bangun

Minggu, 8 Januari 2023 | 08:10 WIB

Dibuang di UU Pers, Dipunggut  ke dalam KUHP

Sabtu, 31 Desember 2022 | 07:51 WIB

"Reformasi Sistem Pengelolaan Sampah Kota Sungai Penuh"

Selasa, 13 September 2022 | 22:26 WIB

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Jumat, 29 April 2022 | 18:58 WIB

Mahligai 9 dan Kepemimpinan Progresif El Halcon

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:58 WIB
X