• Senin, 5 Desember 2022

Terbukanya Penerbangan ke Arab Saudi, Sinyal Keberangkatan Ibadah Haji 2021

- Senin, 15 Maret 2021 | 14:20 WIB
Terbukanya Penerbangan ke Arab Saudi, Sinyal Keberangkatan Ibadah Haji 2021
Terbukanya Penerbangan ke Arab Saudi, Sinyal Keberangkatan Ibadah Haji 2021

Jakarta (indonesiadaily.co.id) Penyelenggaraan ibadah Haji tahun 2021 masih belum dapat dipastikan. Saat ini Pemerintah Indonesia masih menunggu sikap Kerajaan Arab Saudi terkait hal tersebut. Program vaksinasi sebagai salah satu cara melawan Covid-19 telah dijalankan antara kedua negara yaitu Indonesia dan Arab Saudi, pihak otoritas kerajaan menyatakan akan membuka penerbangan mulai 17 mei 2021 yang menjadi sinyal positif bagi warga negara. Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyambut baik keputusan otoritas Arab Saudi yang akan membuka kembali penerbangan mulai 17 Mei 2021. Ia menilai langkah tersebut merupakan sinyal positif kemungkinan terselenggaranya ibadah Haji 2021, hal ini lebih baik dari tahun lalu, sebab pihak Kerajaan Arab Saudi sama sekali tidak membuka penerbangan. “Kita sambut baik keputusan otoritas Arab Saudi yang akan membuka kembali penerbangan tahun 2021 ini, tentu sinyal positif ini kemungkinan akan terselenggaranya ibadah Haji. Sebab tahun 2020 lalu pihak kerajaan sama sekali tidak membuka penerbangan,” pungkas Yandri saat Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Perhubungan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/3/2020). Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, Pemerintah Indonesia harus bersiap menyambut kemungkinan terselenggaranya ibadah Haji 2021 dengan mempersiapkan calon jemaah sebaik mungkin, serta memberikan vaksin sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. “Kita harus persiapkan segalanya secara matang, walaupun ibadah Haji 2021 masih belum dapat dipastikan, dengan cara memberikan vaksin kepada calon jemaah yang batal berangkat tahun 2020 lalu. Jangan sampai ketika sudah dibuka kembali kuota yang diberikan oleh pihak kerajaan tidak dimaksimalkan dengan baik karena efektifitas vaksin dapat dipastikan setelah 2 bulan,” pesan Yandri. tn/sf

Editor: Red- Indonesiadaily

Tags

Terkini

SMSI Gagas Eksepedisi Geopark Kaldera Toba HPN 2023

Jumat, 14 Oktober 2022 | 08:40 WIB

Jelajah Arsitektur Unik Masjid Tuo Kayu Jao

Selasa, 3 Mei 2022 | 07:24 WIB

Ulu Kasok Tetap Jadi Primadona di Riau

Senin, 21 Februari 2022 | 08:27 WIB

Pesona Pulau Kasiak Kota Pariaman

Selasa, 8 Februari 2022 | 11:27 WIB

Jembatan Sukuk di Ibu Kota Negara Baru

Minggu, 23 Januari 2022 | 10:27 WIB

Melatih Benteng Terdepan Penarik Wisatawan

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:05 WIB
X