• Jumat, 9 Desember 2022

Status Siaga, Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas

- Senin, 7 Februari 2022 | 10:11 WIB

Jakarta - Indonesiadaily Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, mengeluakan dua kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum dua kilometer (KM) ke arah barat daya, pada Minggu (6/2/2022). Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (6/2/2022).
Menurut Hanik, awan panas guguran pada pengamatan pertama terjadi pada pukul 16.35 Waktu Indonesia Barat (WIB) dengan jarak luncur sejauh lebih kurang 2 km ke arah barat daya. "Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 33 dan durasi 155 detik," kata Hanik. Selanjutnya, awan panas guguran kembali terpantau pada pukul 17.13 WIB dengan jarak luncur 1.800 meter ke arah barat daya, amplitudo maksimum 39, serta durasi 127 detik. Sementara itu, berdasarkan periode pengamatan BPPTKG mulai pukul 12.00 sampai 18.00 WIB, Merapi juga tercatat mengeluarkan guguran lava pijar tiga kali ke arah barat daya sejauh 1,5 km. Berdasarkan pengamatan visual aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan visual 28 Januari-Februari 2022, BPPTKG menyatakan tidak ada perubahan morfologi yang signifikan, baik pada kubah barat daya maupun kubah tengah Merapi. Hanik menyebutkan volume kubah lava barat daya Merapi sebesar 1.670.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 3.007.000 meter kubik.. Selain itu, volume kubah lava barat daya Merapi sejumlah 1.670.000 meter kubik dan kubah tengah sejumlah 3.007.000 meter kubik. BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, dan Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Sedangkan pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Apabila gunung api itu mengalami letusan eksplosif, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Editor: Ahmad Naafi

Terkini

Kapolres Kerinci Pantau Pengisian BBM

Senin, 29 Agustus 2022 | 21:23 WIB

Kibarkan Bendera Merah Putih Diujung Perbatasan

Senin, 15 Agustus 2022 | 10:54 WIB

Status Siaga, Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas

Senin, 7 Februari 2022 | 10:11 WIB

Polri akan Tindak Tegas Pelanggar Kekarantinaan

Jumat, 4 Februari 2022 | 18:23 WIB

Arahan Gubernur Akmil : "Tingkatkan Kualitas Diri"

Rabu, 2 Februari 2022 | 20:41 WIB

Roket Perontok Pesawat Tempur Buatan Anak Bangsa

Sabtu, 29 Januari 2022 | 22:55 WIB
X