Satika Simamora Sang Pejuang Kaum Tenun Ulos Tapanuli Utara

- Jumat, 24 Februari 2023 | 12:22 WIB
Satika Simamora Sang Pejuang Kaum Tenun Ulos Tapanuli Utara (smsi/Indonesiadaily.co.id)
Satika Simamora Sang Pejuang Kaum Tenun Ulos Tapanuli Utara (smsi/Indonesiadaily.co.id)

Begitulah tingkat kesulitannya zaman dahulu membuat Ulos di tengah keterbatasan peralatan, pengetahuan maupun bahan baku benang yang masih sulit didapat.

Mendengar dan melihat langsung kondisi penenun Ulos tersebut, Satika Simamora pun dengan tegas menjanjikan sesuatu hal yang membuat pria penenun tersebut bernapas lega. "Jangan bilang saya, ibu Bupati, kalau kalian tidak makan," ungkap Satika Simamora pada penenun pria tersebut.

Janji yang telah dilontarkan membuat Satika Simamora harus putar otak. Dengan pengalaman fashion (modis) dan banyaknya teman di Jakarta, Satika Simamora menawarkan kerjasama dengan sejumlah desainer.

Diajaknya desainer-desainer top ibukota untuk melihat hasil karya Ulos yang dihasilkan para penenun Tapanuli Utara.

Fashion Ulos

Para desainer yang diajak Satika Simamora melihat langsung produksi Ulos Tapanuli Utara, terkagum menyaksikan perjuangan para penenun yang sanggup berjam-jam duduk seharian mengeyam kain dengan peralatan tradisional menjadikan gulungan kain menjadi Ulos yang bernilai.

Satika Simamora dengan pedenya menyampaikan tanggapan kepada para desainer Jakarta. "Kira-kira pantas tidak kita angkat untuk Fashion." Bergumam di hati Satika Simamora, berharap semoga Ulos Tapanuli Utara mendapatkan apresiasi dari teman-teman desainernya!

"Ini bagus banget. Justru ini temuan terbaru bagi dunia fashion. Karena selama ini fashion yang diangkat hanya bernuansa Batik," ucap Satika Simamora menirukan komentar teman desainernya.

Tak ingin kesempatan emas tersebut hilang, Satika Simamora tanpa buang waktu langsung mengkonsep event bertemakan Fashion Ulos.

Dengan kepiawaan dan kecerdasan Satika Simamora, meminta Fashion Ulos ditampilkan oleh wanita berhijab. Tujuannya adalah agar Ulos dapat diterima oleh masyarakat luas di seluruh penjuru tanah air.

Terselenggaranya Fashion Ulos di Jakarta seluruhnya disupport oleh Satika Simamora, tanpa melibatkan anggaran pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Begitulah pengorbanan janji sosok Satika Simamora yang ingin mengangkat Ulos hingga mendunia.

Keberadaan Ulos kini telah diterima dan melekat di hati masyarakat Indonesia. Motif-motif Ulos Batak dipadukan pada baju, tas, jaket, sarung, selendang dan juga pernah-pernik yang dijadikan souvernir khas Batak.

Janji Terpenuhi

Kegigihan dan perjuangan Satika Simamora kini dirasakan oleh penenun Ulos di Tapanuli Utara. Janji Satika Simamora membuat penenun makan terwujudkan.

Seiring dengan waktu, orderan atau pesanan Ulos telah banyak diterima oleh para penenun dari berbagai daerah.

Halaman:

Editor: Hery FR

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jambi Kehilangan, Selamat Jalan Ning Nawi

Jumat, 10 Maret 2023 | 09:12 WIB

Indonesia berduka, Selamat Jalan Prof KH Ali Yafie

Minggu, 26 Februari 2023 | 11:07 WIB

Titilah, wanita perkasa dari Yogya di Taiwan

Jumat, 17 Februari 2023 | 12:28 WIB

Muhammad TWH: Wartawan Pejuang yang Jadi "Pustakawan"

Kamis, 16 Februari 2023 | 06:18 WIB
X